Biar Goblog Asal Go Blog

Cathetane inyong

Buat Istriku Tercinta

Suatu pagi dini hari, aku pulang dari kantor setelah menyelesikan lemburan. Sampai di rumah, aku jumpai istriku sudah tidur lelap. Kuperhatikan wajahnya, lama …. Sampai kusadari bahwa sudah begitu lama aku mengabaikan wajah itu.

Di atas meja makan, istriku sudah menyiapkan kopi panas dalam coffee maker dan sepiring roti bakar. Dia tahu aku akan pulang malam/pagi. Jadi, itulah yang selalu  dilakukannya. Walaupun aku jarang menghargainya, tapi dia tetap melakukannya.

Aku jadi ingat, setiap pagi, saat aku mandi, istriku selalu menyiapkan pakaianku dari ujung kepala sampai ujung kaki, dan meletakkannya berjajar di atas tempat tidur. Lalau saat aku berpakaian, dia selalu menyiapkan sarapan pagiku : mie goreng, roti bakar, atau minimal naskun (nasi kuning). Jika kebetulan aku pulang (dari kantor) sore, apapun yang sedang dia kerjakan, dia akan meninggalkannya untuk menyambutku dengan senyuman seraya bertanya : ”Mas, mau langsung mandi atau minum teh dulu?” dan apapun jawabanku, dia akan meyiapkannya.

Suatu saat, aku mendapat perintah mendadak tugas ke luar kota (tepatnya ke luar pulau) dan harus berangkat dalam waktu 2 jam sejak perintah diberikan, sedangkan tugas di kantor juga masih menumpuk. Tidak ada yang bisa kulakukan kecuali sms istriku : Yang, 2 jam lagi aku berangkat tugas, tolong siapin baju. Dia hanya mengajukan pertanyaan : untuk berapa hari ? Berapapun jumlah hari yang kusebut, dia tahu berapa banyak pakaian yang kuperlukan, berapa banyak teh kotak yang disertakan, sampai alat tulis dan baterai alkaline untuk GPS-pun dia siapkan.

Kupandangi lagi wajah istriku, dan aku yakin, aku tidak akan (pernah) lari darinya.
Istriku, maafkan aku sudah sering mengabaikanmu. Aku hanya berharap engkau tahu bahwa aku sangat menyayangimu

20/02/2010 Posted by | Catatan | , | 2 Comments

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.