Biar Goblog Asal Go Blog

Cathetane inyong

Koneksiku lelet, apa yang salah ya ?


Aku memiliki dua buah modem GSM, Huawei E160G dan D-Link DWM-652. Kedua modem tersebut aku isi dengan kartu IM3 (Indosat) atau Simpati Pede (Telkomsel). Dengan driver bawaan dan konfigurasi default, baik kartu IM3 maupun Simpati Pede, memberiku koneksi internet dengan waktu akses rata-rata 30 menit (IM3) dan 45 menit (Simpati Pede) per halaman ! Betapa mengerikan !.

Aku tinggal di pinggiran kota. Mungkin, saking pinggirnya, sinyal hot spot terdekatpun gak nyampe. Praktis, satu satunya koneksi internet yang memungkinkan adalah line telepon milik Telkom, apalagi kalo bukan Telkomnet Instan.

Aku sempat berpikir mau bikin antena kaleng untuk nangkep sinyal hot spot gratis berjarak sekitar 1 km dari rumah. Bahan dan peralatan sudah kupersiapkan. Pembuatannya-pun sudah 80% rampung. Tapi untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Menjelang persiapan uji coba, iparku mengabarkan bahwa jalur gratisan tadi sudah ditutup karena satu dan lain hal. Akhirnya, dengan perasaan gemes, aku ke toko komputer dan membeli modem GSM (Huawei E160G) dan sebuah kartu perdana IM3.

Mengingat modem Huawei E160G adalah modem GSM yang mendukung HSDPA, maka berdasarkan petunjuk dari sana sini, modem tersebut disetting seperti ini :
APN :  indosat3g
Username :  indosat
Password  :  indosat

Dengan setting seperti tersebut, Mobile Partner gagal melakukan koneksi, bahkan setelah melalui beberapa kali tweaking software. Akhirnya aku memutuskan untuk merubah settingan, back to basic : jalur GPRS, sebagai berikut :
APN : http://www.indosat-m3.net
Username : gprs
Password : im3

Dengan settingan tersebut, Huawei E160G berhasil melakukan koneksi dan memberiku kecepatan yang lumayan : 63,5 Kbps. Tapi aku meragukan angka ini, soale, untuk menampilkan satu halaman saja membutuhkan waktu 15 – 30 menit ! (gile beneerrrr….).

Akhirnya aku coba dengan mengganti kartu GSM-nya dengan produk dari Simpati. Membaca iklan Telkomsel Flash yang menggiurkan, aku langsung mencobanya.Settingannya adalah sebagai berikut :
APN : flash
Username : (kosong)
Password : (kosong)

Dengan settingan tersebut, Huawei E160G berhasil melakukan koneksi. Sayang, untuk menampilkan halaman muka Telkomsel Flash saja aku harus menunggu selama 45 menit! Lalu ditambah 30 menit lagi ketika aku hendak mengambil salah satu paket layanan yang tersedia (untuk percobaan, aku mengambil paket hemat Rp. 30.000 / 3 hari).

Bosan melakukan tweaking, akhirnya modem Huawei E160G tersebut aku masukkan kembali dalam kotaknya dan disimpan dalam lemari. Aku pikir, ngapain berlama-lama? Sedangkan koneksi menggunakan modem handphone (Nokia N70) melalui jalur GPRS masih memberikan koneksi yang lebih cepat dari itu (3-10 menit per halaman).

Sebulan kemudian, seorang teman pulang dari Jakarta membawa oleh-oleh modem D-Link DWM-652. Membaca lembaran user guide, aku mengambil kesimpulan bahwa secara teknis, modem ini memiliki spesifikasi yang kurang lebih sama dengan Huawei E160G. Tapi setidaknya itu memberikan sedikit angin segar buatku untuk mencobanya.

Dengan menggunakan kartu IM3, modem tersebut aku setting seperti ini :
APN : indosat3g
Username : indosat
Password : indosat

Begitu aku menekan tombol Connect di halaman depan Connection Manager, aku langsung melonjak kegirangan membaca balon kuning yang memberitahu koneksi sukses dengan kecepatan 236,8 Kbps! Dengan semangat 45 aku langsung membuka browser vaforitku : Opera.

Dan, aku kembali terduduk lemas menghadapi kenyataan bahwa untuk membuka halaman muka blog ini saja aku harus menunggu 25 menit !

Waduh biyuuuung …… Investasi lebih dari satu jeti melayang ……
Kubungkus lagi modem tersebut dalam kotaknya dan kusimpan dalam lemari, bersanding dengan seniornya : Huawei E160G😦

Aku jadi penasaran, apanya yang salah ya ? Modem, kartu GSM, bandwidth, driver atau apa ? Sementara ini aku masih nyari info di mBah Gugel, siapa tahu beliau bisa memberiku petunjuk lebih lanjut.

29/08/2009 - Posted by | Catatan | , , ,

4 Comments »

  1. sekedar masukan aja nie, karena kebetulan lagi baca2 tentang upgrade firmware, eh, ikutan juga baca tentang artikel ini…
    klo diliat dari permasalahannya, kayaknya di daerah sana belum dukung 3G ya??

    ini seh pendapat saya, yang pernah juga saya dapet dari denger2 aja.. kecepatan koneksi internet itu dipengaruhi jarak BTS, pengguna voice dan juga pengguna sms.. awalnya seh saya sendiri agak bingung kenapa bisa begitu.. tapi setelah dijelaskan, ada benernya juga kenapa bisa berpengaruh…

    pertama, untuk jarak BTS, akan semakin sulit bagi seseorang melakukan komunikasi apabila jaraknya jauh dari BTS, apa lagi pada jam sibuk.. ini ibarat orang lagi ngantri, berusaha masuk kereta api pas hari lebaran, orang yang paling belakang ato paling jauh, bisa jadi ketinggalan kereta api..

    kedua, untuk voice ato sms, walaupun orang berada deket ma BTS, tapi disana orang lebih banyak melakukan voice ato sms, maka bagi pengguna internet akan kesulitan untuk melakukan koneksi, kenapa bisa demikian.. ketika seseorang melakukan voice ato sms, sebenernya itu berarti dia telah memakai bandwidth, saya lupa berapa besar bandwidth yang terpakai.. sedangkan setiap network, biasanya lebih memprioritaskan voice ato sms tadi ketimbang data (koneksi internet), makanya itu juga bisa berpengaruh.. tapi biasanya ini hanya terjadi pada jaringan 2G (GPRS/EDGE)

    pada jaringan 3G, voice ato sms ato data masing2 sudah mempunyai bandwidth.. sehingga, apabila ada seseorang melakukan voice ato sms, seseorang yang sedang menggunakan jalur data tidak akan terganggu (biasanya seh, kecuali kalau sedang terjadi full traffic)

    keliatannya itu aja seh masukan dari saya, salah benernya ya gak tau deh.. maklum aja, namanya juga cuma sepintas lalu denger dari orang laen.. thanks udah ngasih kesempatan commentnya..

    jangan lupa kunjungi blog saya yah, di iyansaja.blogspot.com, rencana mo update mengenai penggunaan salah satu operator, review kecepatan aja seh untuk 2010.. yang jelas, masing2 daerah berbeda.. ada review tentang telkomsel, tapi ya gitu, udah lama banget.. sekarang telkomsel udah gak sama kayak waktu review yang lama itu..

    Comment by Iyan Saja | 23/09/2010 | Reply

    • Kang Iyan, salam kenal dan terimakasih atas sharing ilmu dan kunjungannya🙂.
      Betul, bahwa masalah utama di tempat tinggal saya adalah bandwidth. Kota kecil tempat saya kayaknya dapet jatah kecil, tidak sebanding dengan jumlah user. Apalagi sekarang, dengan hadirnya hape cina yang murah meriah, koneksi internet sudah tidak lagi dikuasai oleh para pengguna laptop/desktop. Sehingga bottle neck effect tidak bisa terhindarkan😦.
      Mengenai kunjungan ke blog Anda, Insya Allah ba’da shalat jumat akan saya sempatkan. Tks🙂

      Comment by kalongsgs | 24/09/2010 | Reply

  2. sedikit share
    Saya menggunakan Modem Sierra Compass 885 + Kartu Telkomsel Flash Unlimited. Daerah saya jauh dari BTS 3G, so cuma dapet Sinyal 3G 1 Bar aja.. Kalau gprs seh bisa dapet 3 Bar.

    Tapi gak disangka Sierra Compass 885 begitu stabil dalam mempertahankan sinyal 3G, jadi meski cuma dapet sinyal 3G 1 bar, tapi kecepatannya memuaskan..

    hasil speedtes : http://www.speedtest.net/result/676586145.png

    >>>kalongsgs says :🙂 terimakasih sudah sharing info. Kapan2 kalo ada duit akan kucoba.
    Btw, beberapa variant Sierra menyertakan fungsi GPS dalam modemnya, Anda punya referensi lebih jauh mengenai hal itu ? (terutama yang berketelitian hingga 5 meteran).

    Comment by d4uz | 27/01/2010 | Reply

  3. kenapa kurang yah…??
    1.mungkin tidak jarak anda dengan BTS jauh ?
    2.mungkin jarak dengan BTS mempengaruhi proses bridging tidak stabil (lelet)
    3.sudahkah sebelumnya di coba di tempat lain, di MALL atau pusat kota…bisa saja masalah bukan di hardware.

    munkin hanya itu masukan dari saya.

    >>>kalongsgs says :
    Jarak antara posisiku dengan BTS kurang dari 2 km. Jadi aku malah curiga dengan bandwidth penyedia jasa telp selular di tempatku yang terbatas. Contohnya, kadang2 untuk kirim SMS saja perlu retry 2-3 kali, sehingga, kupikir, jalur GPRS lebih terbatas lagi.
    Disamping itu, masalah pengaturan (setup) koneksi juga ada pengaruhnya. Dan itu sudah teratasi dalam artikel berikutnya.
    Terimakasih atas komentar dan kunjungan Anda🙂

    Comment by poetra bangsa | 26/01/2010 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: